Skip to main content

Bisakah Penyemprotan Pestisida Merontokkan Tomat

Halo sahabat tani !! Ada beberapa petani yang beropini kalau tanaman ketika berbunga dilarang disemprot dengan pestisida maupun pupuk cair lantaran sanggup menyebakan kerontokan bunga dan buah. Hal tersebut merupakan pendapat yang masuk nalar dan sanggup saja terjadi..

Sehingga ada pertanyaan yang masuk ke meja redaksi Gerbang Pertanian perihal hal tersebut

Pertanyaan :

Pada tomat yang sudah besar apakah disemprot pertisida atau pupuk daun sanggup menimbulkan kerontokan buah dan daun ?

Jawaban :

Kalau secara reaksi biokimia sebetulnya tidak memungkinkan kerontokan buah dan daun disebabkan oleh penyemprotan pestisida maupun pupuk daun. asalkan penggunaan pestisida maupun pupuk daunnya sesuai dengan rekomendasi pemakaian.

 

 Ada beberapa petani yang beropini kalau tanaman ketika berbunga dilarang disemprot de BISAKAH PENYEMPROTAN PESTISIDA  MERONTOKKAN TOMAT

Gambar : daun, bunga dan buah tomat yang sehat

 

Yang sanggup menimbulkan kerontokan daun, bunga dan buah tanaman tomat maupun yang lain yakni jikalau konsentrasi yang dipakai melebihi anjuran.  Selain itu kerusakan juga sanggup disebabkan secara mekanik lantaran cara penyemprotan yang sembarangan sehingga ujung sprayer menyenggol calon bunga maupun calon buah. Bisa juga terjadi kerontokan jikalau penyemprotannya memakai mist blower (sprayer bertekanan tinggi) sehingga hempasan cairan pestisida terlalu keras sehingga merontokkan bunga dan buah muda (pentil).

Tolong dibantu kasih balasan yang lebih mendetail jikalau rekan-rekan Gerbang Pertanian punya pengalaman yang lain. Tentunya dikolom komentar dibawah ini. Semoga pertanyaan dan balasan diatas perihal kerontokkan bunga, buah dan daun tomat sanggup bermanfaat bagi kita semua.

Sukses Petani Indonesia  !!!

       Mas Par

Comments

Popular posts from this blog

Pupuk Dan Pestisida Khusus Tanaman Padi

Halo sahabat tani !!!  Kalau kita rasakan ketika ini kendala para petani padi sangatlah banyak. Rusaknya tanah sehingga mengakibatkan miskin hara (unsur hara makro dan mikro) yaitu salah satu faktor tersebut. Selain itu serangan hama penyakit padi yang semakin berat dan semakin komplek juga menambah kesulitan petani dalam menanam padi.  Dimulai dari hama keong mas yang merusak tumbuhan padi muda, yang mengharuskan kita  untuk menyulami tumbuhan yang mati. Hama sundep dan beluk (penggerek batang padi) seringkali menurunkan produksi hingga 70 %. Hama wereng juga lebih dasyat lagi, seringkali menciptakan petani gagal panen (puso). Hama ulat daun dan walang sangit juga nggak mau kalah bersaing dengan hama lain, ikut juga ambil potongan menyerang daun dan bulir yang gres mengisi. Belum lagi penyakit kresek (hawar daun bakteri) yang bisa menurunkan produksi hingga 60 %. Dan simpulan jawaban ini penyakit blast (penyakit patah leher atau teklik) juga bisa menggagalkan panen. S...

Pupuk Organik Cair Aerob

Halo teman tani !! Beberapa bulan yang kemudian Mas Par telah menulis beberapa artikel ihwal pembuatan pupuk organik cair secara anaerob di blog Gerbang Pertanian ini. Pada goresan pena kali ini Mas Par akan memosting ihwal cara pembuatan pupuk organik cair secara aerob .   Apa perbedaan antara aerob dan anaerob ? Sesuai dengan artinya, aerob berarti membutuhkan udara sedangkan anaerob tidak memerlukan udara. Pembuatan pupuk organik cair secara aerob biasanya dibentuk secara terbuka dan terkadang ada penambahan udara dengan memakai aerator. Sedangkan pembuatan pupuk organik cair secara anaerob dilakukan dengan cara menutup daerah fermentasi secara rapat biar udara tidak dapat masuk kedalam proses fermentasi.   Cara menciptakan pupuk organik cair secara aerob : Bahan dan alat : Ember atau wadah dengan kapasitas 50 liter Aerator untuk aquarium dan selangnya Pupuk kompos atau pupuk organik padat lain sebanyak 5 kg Molase atau gula merah sebanyak 2,5...

Cara Mematikan Pohon Besar

Halo teman tani !!! Mohon maaf jikalau judul artikel yang akan Mas Par tulis kali ini kelihatan sadis. Tapi bahasa yang lebih halus apa lagi ya ? jikalau menggunakan kata membunuh malah lebih sadis lagi. Pokoknya goresan pena ini bertemakan cara mematikan pohon-pohon besar atau pohon-pohon yang sulit terjangkau alasannya tumbuh diatas tembok rumah kita. Seringkali kita mengalami bencana adanya pohon yang melekat di dinding atau di tembok rumah kita yang posisinya terlau tinggi dan sudah berkali-kali kita pangkas akan tetapi tetap tumbuh lagi. Caranya sangat gampang dan sudah Mas Par praktekkan/ coba dua kali dan jadinya sangat manjur. Yang pertama Mas Par gunakan untuk mematikan pohon besar yang tumbuh di trotoar jalan raya yang tidak dirawat oleh pemerintah sehingga membahayakan pengguna jalan.  Mau ditebang warga sekitar tetapi pada takut alasannya pohonnya sangat besar dan daunnya sangat lebat. Setelah satu ahad diberi perlakuan oleh Mas Par pohon yang gagah perkasa itu d...