Skip to main content

Meningkatkan Hasil Panen Dengan Jarak Tanam

Salam Pertanian !!!  Kadang kita sering bertanya dalam hati, berapakah sesungguhnya jaram tanam yang sempurna untuk padi kita ? Berapakah jarak tanam yang sempurna untuk IR64 ? Berapa jarak tanam yang sempurna untuk cabai Lado ? Berapakah jarak tanam yang sempurna untuk kacang panjang parade ? Untuk itu Mas Par di Gerbang Pertanian ini akan mengulas sedikit wacana imbas jarak tanam terhadap peningkatan panen/ produksi tumbuhan kita.

Menurut Mas Par populasi atau jumlah tumbuhan sangat akrab kaitanya dengan produksi yang dihasilkan tumbuhan tersebut. Semakin tinggi populasi tumbuhan hingga titik optimal produksi yang dihasilkan akan semakin tinggi. Setelah itu kalau popolasi tumbuhan ditambah akan menurunkan hasilnya.

Kenapa ya ? ikuti terus ulasan Mas Par

Untuk memilih populasi atau jumlah tumbuhan kita harus mengetahui jarak tanam yang akan digunakan. Setiap jenis tumbuhan memiliki jarak tanam ideal yang berbeda, bahkan antar variatas tumbuhan juga memiliki keinginan jarak tanam yang berbeda pula. Semakin lebar jarak tanam populasi tumbuhan akan semakin kecil. Semakin pendek jarak tanam populasi tumbuhan semakin banyak. Untuk memilih jarak tanam yang ideal berdasarkan Mas Par ada beberap hal yang perlu kita perhatikan diantaranya :

  1. Morfologi tumbuhan (lebar tajuk dan penyebaran akar)
  2. Kebutuhan sinar matahari
  3. Kondisi iklim/ cuaca
  4. Hama penyakit tumbuhan
  5. Kesuburan tanah
  6. Metode penanaman

Semakin lebar tajuk suatu tumbuhan dan penyebaran akar dibutuhkan jarak tanam yang semakin lebar pula. Jika kebutuhan tumbuhan akan sinar matahari semakin banyak maka dibutuhkan jarak tanam yang semakin lebar. Jarak tanam semakin rapat biasanya akan menjadikan tingkat serangan hama dan penyakit semakin tinggi lantaran disebabkan oleh kelembaban mikro disekitar tumbuhan meningkat. Kondisi tanah yang subur dapat dipakai untuk tumbuhan dengan jarak tanam yang lebih lebar lantaran kandungan unsur hara lebih tinggi dan peresapan penyerapan yang lebih gampang sehingga akan menyebabakan pertumbuhan tumbuhan lebih subur. Sedangkan kondisi tanah yang kurang subur akan menyebebkan pertumbuhan tumbuhan terhambat sehingga dapat ditanam lebih rapat.

 

 berapakah sesungguhnya jaram tanam yang sempurna untuk padi kita  MENINGKATKAN HASIL PANEN DENGAN JARAK TANAM

Gambar: Padi SRI milik sahabat Mas Par (Pak Kasirun) dengan jarak tanam 35 cm. 

 

Oleh lantaran itu berdasarkan Mas Par  tidak benar kalau ada anggapan bahwa dengan populasi tumbuhan semakin tinggi akan selalu meningkatkan produksi. Tidak selamanya peningkatan populasi (merapatkan jarak tanam) akan selalu meningkatkan produksi. Hal itu disebabkan oleh lantaran adanya batasan-batasan factor pertumbuhan menyerupai persaingan mendapat sinar matahari, persaingan kebutuhan CO2, persaingan kebutuhan unsure hara di tanah, tingkat serangan hama penyakit dan lain-lain.

Dalam budidaya semua tumbuhan harus diperhatikan morfologi tumbuhan dan kesuburan tanah untuk memilih jarak tanam yang tepat. Kondisi iklim juga harus diperhatikan, pada budidaya tumbuhan semusim kalau ekspresi dominan hujan sebaiknya jarak tanam di buat lebih lebar sebaliknya  ketika ekspresi dominan kemarau dapat ditanam dengan lebih rapat.  Kenapa ya ? coba di analisa sendiri

Untuk mengetahui berapa jarak tanam yang paling ideal pada tumbuhan kita sesungguhnya anda sendiri yang harus tahu dan harus memutuskan. Mengapa ? Karena anda sendiri yang paling tahu dengan kondisi lingkungan dan tingkat kesuburan  tanah anda.  Pertumbuhan tumbuhan pada tiap lokasi niscaya berbeda. Jangankan beda Kabupaten/ propinsi, terkadang perbedaan blok areal saja juga mempengaruhi tingkat pertumbuhan. Walaupun pada label benih terkadang ditulis wacana tatacara budidaya dan jarak tanam, tapi itu hanya sebagai patokan saja.

Mas Par hanya menyarankan sebaiknya jarak tanam dibentuk jangan terlalu rapat lantaran resiko kehilangan hasil akan lebih tinggi daripada dengan jarak tanam yang terlalau renggang. Kalau terlalu rapat akan meningkatan tingkat serangan hama dan penyakit, ini yang berdasarkan Mas Par akan merepotkan nantinya. Kita akan banyak kehilangan waktu, biaya, fikiran dan tenaga untuk mengatasi hama penyakit tersebut hanya gara-gara jarak tanam terlalu rapat.

Trimaksih telah menyimak artikel wacana cara meningkatkan panen/ produksi tumbuhan dengan jarak tanam yang tepat, impian Mas Par supaya dapat bermanfaat untuk para petani Indonesia.

 

Sukses Petani Indonesia

         Mas Par

Comments

Popular posts from this blog

Budidaya Pengecap Buaya Dalam Polybag

Halo sahabat tani !! Keterbatasan lahan yang kita miliki tidak harus menghentikan kreatifitas kita dalam budidaya pertanian. Dengan lahan yang sempit kita dapat berusaha tani dengan memakai sistem polybag. Dengan memakai polybag, tumbuhan dapat kita kelola lebih gampang baik pemupukan, penentuan jarak tanam, pencahayaan dan pengendalian hama penyakit. Lidah buaya merupakan tumbuhan yang serba guna. Lidah buaya dapat kita manfatkan dalam kehidupan sehari-hari baik sekala rumah tangga maupun untuk kebutuhan industri pabrik. Untuk kebutuhan rumah tangga pengecap buaya dapat kita manfaatkan untuk pengobatan banyak sekali macam penyakit menyerupai penyakit mag (lambung), penyembuh luka, atasi luka bakar, untuk mengatasi herpes (dompo), atasi ketombe dll. Bisa juga kita gunakan sebagai materi minuman segar menyerupai nata de coco. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga pengecap buaya tidak perlu dibudidayakan secara luas dilahan, tetapi cukup memanfaatkan lahan pekarangan saja dan kita bu...

Cara Stek Jambu Air Yang Benar

Bibit jambu air dipasaran harganya tergolong masih mahal, jikalau sudah hingga pengecer hingga Rp.35.000 rupiah tergantung jenis jambu dan besarnya bibit. Mungkin lantaran teknologi untuk membuatkan bibit jambu air dikala ini kebanyakan melalui cangkok. Pada kesempatan kali ini Mas Par di gerbang pertanian akan membagikan teknologi cara stek jambu air yang benar. Dengan stek bibit jambu air akan diperoleh dengan biaya lebih murah dan cara lebih mudah. Buah jambu air populer di Indonesia, lantaran memiliki cita-rasa yang sangat manis, renyah dan menyegarkan. Agar mutu buah jambu air tetap tinggi, maka dalam budidayanya harus dilakukan pemangkasan cabang paling tidak setahun sekali. Hingga dikala ini limbah pangkasan tersebut belum dimanfaatkan atau hanya dibuang sebagai sampah. Sejalan dengan perkembangan informasi, maka limbah pangkasan ini sanggup ditingkatkan manfaatnya, yaitu untuk memproduksi benih jambu air melalui stek cabang. Kenapa harus stek  bukan cangkok saja ? Ka...

Memindahkan Pohon Besar Biar Tidak Mati

Halo sobat tani !! Menanam tumbuhan buah atau tumbuhan hias yang dapat tumbuh besar sebaiknya mulai dari tumbuhan masih kecil. Hal ini bertujuan supaya tumbuhan mendapat pertumbuhan yang baik dan mempunyai perakaran yang kuar. Selain itu tajuk tumbuhan akan tumbuh cantik alasannya ialah percabangan kita bentuk dari awal. Dan kesudahannya ketika tumbuhan tersebut dapat berbuah kita akan mendapat kepuasan tersendiri. Tetapi banyak diantara kita yang ingin memindahkan suatu tumbuhan buah atau tanman lain ketika tumbuhan tersebut sudah tumbuh besar. Mungkin alasannya ialah terjadi perubahan perencanaan tata letak rumah atau mungkin alasannya ialah kita ingin mengganti tumbuhan yang usang dengan yang baru. Hal ini juga biasa dilakukan oleh para penjual bibit durian, klengkeng, dan buah-buah lainnya. Selain itu tukang taman juga biasa menjual tumbuhan besar kepada konsumen sehingga mau tidak mau harus memindahkan tumbuhan besar yang sudah tumbuh subur ke lokasi baru. Ternyata tidak semud...