Skip to main content

Persiapan Tanam Padi

Halo teman tani !! Kesuksesan bertanam padi bukan hanya terletak pada cara pemupukan dan cara pengendalian hama saja tetapi juga ditentukan oleh bagaimana kita mempersiapkan lahan untuk tumbuhan kita.  Bahkan bukan hanya itu saja tetapi ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan biar dalam berbudiaya padi lebih sistematis dan lebih terarah. Mungkin ini berbeda dengan kebiasaan para petani pada umumnya yang menanam padi tanpa persiapan.
 

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mendukung keberhasilan kita dalam bertanam padi :
  1. Sebuah buku catatan budidaya. Tidak perlu buku yang manis atau terlalu tebal, cukup buku tipis saja sebagai catatan perjalanan budidaya kita. Apa yang kita lakukan dalam kaitannya dengan budidaya tersebut semua harus kita catat dalam buku tersebut. Semua pengeluaran harus kita catat jadi kita tahu total biaya produksinya. Jangan lupa menulis tanggal, bulan dan tahun setiap acara yang kita lakukan, baik olah lahan, ketika semai, mulai tanam, aplikasi pestisida ketika panen dll. Keadaan cuaca (angin, terik matahari, curah hujan dll) juga perlu dicatet, serangan hama penyakit baik jenis OPT, umur serangan dan tingkat serangan juga harus dicatat. Produksi dan produktivitas dan harga jual juga jangan lupa kita catat. Pokoknya semuanya kita catat. Buku ini nantinya akan kita gunakan sebagai pengingat ketika kita budidaya padi demam isu selanjutnya.
  2. Biaya sebaiknya kita persiapkan dari awal biar dalam bertani lebih hening dan ketika dibutuhkan segera ada. Terutama biaya untuk pengendalian hama dan biaya untuk pembelian pupuk. 
  3. Memplening waktu tanam padi untuk demam isu pertama, kedua dan waktu tanam palawija. Sebaiknya waktu tanam direncana secara berkelompok jangan sendiri-sendiri. Dalam kelompok biasanya disebut RDK (rencana devinitif kelompok)
  4. Merencanakan sistem tanam padi yang akan kita lakukan, apakah sistem konvesional, sistem SRI, sistem PTT, Jarwo atau sistem hazton.
  5. Persiapan benih padi sesuai musim. Untuk menentukan benih padi bukan hanya dari segi produksivitas saja tapi juga dari ketahanan roboh, ketahanan penyakit (saat demam isu hujan) dan ketahanan kekeringan ketika demam isu kemarau.
  6. Persiapan pupuk baik pupuk tanah maupun pupuk daun. Kebutuhan pupuk untuk tumbuhan padi tidak dapat ditunda-tunda alasannya yaitu dapat menghambat pertumbuhan dan mengurangi produksi.
  7. Persiapan tenaga kerja, terutana tenaga olah lahan dan tenaga tanam. Kebutuhan tenaga ketika bersamaan biasanya menimbulkan kelangkaan tenaga kerja dan saling berebut tenaga kerja.

 


Selain persiapan secara umum ada persiapan khusus lahan yang akan kita gunakan untuk tanam padi diantaranya :
  1. Aplikasi pupuk organik dulu gres olah lahan. Dalam satu ha sawah membutuhkan pupuk organik minimal satu ton untuk memperbaiki dan mempertahankan kesuburan tanah.
  2. Aplikasi kapur pertanian akan meningkatkan produksi. Kapur berfungsi untuk menaikkan pH tanah sawah yang biasanya asam.
  3. Aplikasi SP36 sebelum tanam. Pupuk SP36 membutuhkan waktu beberapa hari untuk dapat larut dalam tanah. Padahal unsur hara phospat dibutuhkan semenjak awal pertumbuhan tanaman. Maka aplikasi pupuk SP36 sebaiknya sebelum tanam biar ketika padi mulai tumbuh unsur hara P sudah siap digunakan.
  4. Aplikasi agensia hayati sehabis simpulan olah lahan. Agensia hayati sangat dibutuhkan untuk membantu menghancurkan sisa-sisa materi organik yang belum terurai. Adanya materi organik yg belum terurai akan mengakibatkan tanah masam. Selain itu agensia hayati juga berfungsi sebagai pelindung tumbuhan padi dari serangan penyakit perakaran. Contoh agensia hayati yang manis untuk tumbuhan padi yaitu beka.
Artikel ini merupakan sedikit cuplikan dari BUKU BERTANI ANTI GAGAL yang Mas Par tulis sendiri. Selain problem persiapan tanam dalam buku tersebut juga membahas ihwal banyak sekali macam ilmu pertanian biar perjuangan tani anda dapat mencapai kesuksesan mulai dari ilmu tanah, hama penyakit, pemupukan, hormon tumbuhan dll. 

Trimakasih telah membaca gerbang pertanian ihwal tehnik persiapan tanam padi, semoga bermanfaat dunia akherat bagi pembaca dan penulis.


Sukses Petani Indonesia



           Mas Par

Comments

Popular posts from this blog

Pupuk Dan Pestisida Khusus Tanaman Padi

Halo sahabat tani !!!  Kalau kita rasakan ketika ini kendala para petani padi sangatlah banyak. Rusaknya tanah sehingga mengakibatkan miskin hara (unsur hara makro dan mikro) yaitu salah satu faktor tersebut. Selain itu serangan hama penyakit padi yang semakin berat dan semakin komplek juga menambah kesulitan petani dalam menanam padi.  Dimulai dari hama keong mas yang merusak tumbuhan padi muda, yang mengharuskan kita  untuk menyulami tumbuhan yang mati. Hama sundep dan beluk (penggerek batang padi) seringkali menurunkan produksi hingga 70 %. Hama wereng juga lebih dasyat lagi, seringkali menciptakan petani gagal panen (puso). Hama ulat daun dan walang sangit juga nggak mau kalah bersaing dengan hama lain, ikut juga ambil potongan menyerang daun dan bulir yang gres mengisi. Belum lagi penyakit kresek (hawar daun bakteri) yang bisa menurunkan produksi hingga 60 %. Dan simpulan jawaban ini penyakit blast (penyakit patah leher atau teklik) juga bisa menggagalkan panen. S...

Pupuk Organik Cair Aerob

Halo teman tani !! Beberapa bulan yang kemudian Mas Par telah menulis beberapa artikel ihwal pembuatan pupuk organik cair secara anaerob di blog Gerbang Pertanian ini. Pada goresan pena kali ini Mas Par akan memosting ihwal cara pembuatan pupuk organik cair secara aerob .   Apa perbedaan antara aerob dan anaerob ? Sesuai dengan artinya, aerob berarti membutuhkan udara sedangkan anaerob tidak memerlukan udara. Pembuatan pupuk organik cair secara aerob biasanya dibentuk secara terbuka dan terkadang ada penambahan udara dengan memakai aerator. Sedangkan pembuatan pupuk organik cair secara anaerob dilakukan dengan cara menutup daerah fermentasi secara rapat biar udara tidak dapat masuk kedalam proses fermentasi.   Cara menciptakan pupuk organik cair secara aerob : Bahan dan alat : Ember atau wadah dengan kapasitas 50 liter Aerator untuk aquarium dan selangnya Pupuk kompos atau pupuk organik padat lain sebanyak 5 kg Molase atau gula merah sebanyak 2,5...

Cara Menanam Tomat Dan Jenis-Jenis Buah Tomat

Cara Menanam Tomat dan Jenis-jenis Tomat - Dalam kehidupan sehari-hari, tomat memiliki peranan yang sangat penting. Karena itu, kita pun sudah tidak aneh lagi dengan tomat. jikalau kita penasaran cara menanam tomat kita harus mengetahui telrebih dahulu ciri-ciri tomat sebelumnya supaya tidak keliru dengan flora lainnya, ciri-cirinya adalahsebagai berikut: 1. Ciri-ciri Tanaman Buah Tomat a. Berbentuk perdu, kecuali tomat liar yang tumbuh menjalar, b. Berumur lebih dari setahun, c. Berakar tunggang. d. Berbatang bersegi dan berbulu halus, e. Bunganya berbentuk terompet kecil dan berwarna kuning, f. Buahnya berbentuk bulat, lingkaran pipih, dan ada juga yang ibarat bola lampu, g. Buahnhya berdaging dan mengandung banyak air, dan h. Daunnya bercelah dengan tulang daun menyirip. 2. Jenis-jenis Buah Tomat Ada beberapa jenis tomat yang dikenal oleh masyarakat. Beberapa jenis di antaranya niscaya pernah kau makan, baik yang dimakan secara pribadi m...